Home / Nasional / Gerakan Emak Emak Peduli Rakyat Mengadakan Orasi Di Depan Musium Polri

Gerakan Emak Emak Peduli Rakyat Mengadakan Orasi Di Depan Musium Polri

Razanews.com. rabu pagi 12/9 Gerakan Emak Emak Peduli Rakyat (GEMPUR) mengadakan aksi di depan Mabes Polri jakarta selatan.

Aksi INI dihadiri oleh beberapa organisasi lainnya diantaranya GLpro Dan juga Laskar Macan Asia Dan juga sekelompok Emak Emak yang berjumlah kurang lebih 100 orang.

PERSEKUSI Persecution; adalah “Perlakuan buruk penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok lain, Khususnya karena suku, Ras, Agama atau pandangan politik”

INTIMHDASI (disebut juga Cowing) adalah “Perilaku yang menyebabkan sesorang yang pada umum nya akan merasakan takut cidera atau berbahaya”

Baru-akhir im’ teljadi Persekusi sekaligus Indmidasi terhadap penceramah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) mulai dari sms-sms ancaman, tuduhan dan fitnahan yang mengada-ada Padabal Ceramah adalah bagian dan’ menyampaikan pendapat di muka umum yang di lindungi oleh Hukum dan UU, konten isi ceramah dari UAS tidak ada sama sekali unsur Makar seperti yang di tuduh-tuduhkan selama ini, dan yang tidak kalah aneh khusus kepada UAS sebelum berceramah di haruskan mengibarkan Bendera Merah Putih dan menyanyikan _ lagu Indonesia Raya terns bagajnana dengan ceramah, khotbah jumat atau pengajian yang lain nya ? Terlalu Lebay,,, iitnah busuk yang sengaja di buat-buat dan’ pihak yang tidak suka dengan kondang nya Sang Ustadz yang pemah di gadang-gadangkan sebagai Cawapres berpasangan dengan Capres Prabowo Subianto. Apa mungkin karena dianggap bisa mempengaruhi pertarungan daiam Pilpres nanti ?,, Semacam ada rasa ketakutan .apabila UAS akan mendukung salah satu Capres Dan Cawapres Akhimya dengan sangat terpaksa UAS membatalkan kunjungan kc beberapa daemh di pulau jawa agar tidak tenjadi hal-hal yang tidal: di inginkan, padahal sudah jauh-jauh hari di jadwalkan, ini merupakan kerugian bagi pihak Pengundang juga bagi Emak-emak dalam hal ini sebagai penggemar setia

Begitu pun yg teljadi kepada Emak-emak, Bunda Hj Neno Warisman yang menyuarakan Hastag atah Tagar #2019 Ganti pPPresiden yang mendapat penghadangan dan perlakuan buruk pada sabtu tgl 25-81918 di bandara Sultan Kasim ll Pekan Baru oleh kelompok preman bahkan oknum aparat kepolisian, bersamaan juga dengan yan g telj adi terhadap musisi Ahmad Dhani di Surabaya, di sana Emak-emak di perlakuan buruk dengan melakukan intimidasi menyuruh membuka paksa baju hanya karena memakai kaos #2019 Ganti Presiden

Hal tersebut juga teljadi perlakuan buruk, Persekusi dan Intimidasi terhadap Emak-emak Bunda Ratna Sarumpaet yang kebetulan bersama-sama Rocky.Gerung Jumat tg] 24-8-2018 di kepulaun Bangka belitung sehari sebelum kejadian di Pekan Ham Riau dan Surabaya

Semua perlakuan buruk Persekusi dan Intimidasi tersebut diatas adalah pelanggaran dan perlawanan hukum tertera dalam

UU No 9 Tahun 1998 butir 4 pasal 18 ayat (1dan2) “ Barang siapa dengan kekerasan dan ancaman kekerasan menghalang halangi hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum yang telah memenuhi ketentuan undangundang ini dengan pidana penjara paling lambat 1 Tahun

Pelanggaran UUD 1945 Pasal 28E ayat (3) “Setiap orang berhak atas kebebasan, berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat “

Pelanggaran HAM menurut Hukum lntemasional UU No 26/2000 pasal 9 humf (h). “Persekusi mempakan penganiyaan terhadap suatu kelompok tertentu atau kelompok tertentu atau perkumpulan yang di dasari persamaan politik, ras, kebangsaan, etnis, budaya ,agama, jenis kelamin atau alasan lain yang telah di akui secata universal sebagai hal yang di larang Melanggar Konstitusi dan mencoreng hak-hak berdemokrasi

Kami atas nama Emak-emak indonesia yang tergabung dalam wadah #GerakanEmak-emakPeduliRakyat ( GEMPUR) Meminta Kepada Kapolri segera mengusut tuntas menangkap dan menahan orang atau kelompok orang, kelompk preman maupun oknum polisi yang bertanggung jawab secara sengaja yang selama ini melakukan atau membantu Persekusi dun Intimidasi maupun pihak-pihak yang berada di balik kejadian atau otak perencanaan Persekui dan Intimidasi tersebut

Meminta kepada Kapolri segera mencopot impala Polisi Daerah Pekanbaru dam Kepala Polisi Daerah Surabaya serta Jajarannya dan oknum hinnya yang melanggar kode etik Kepolisian’

Meminta kepada Kepala BIN untuk ségera mencopot Kepala BIN Daerah Pekan Baru Riau dan Kepala BIN Daerah Surabaya serta Jajarannya yang melanggar Prosedur Inteljen (gempur,Dd)

About contributor

Check Also

62 Mahasiswa Pasca Sarjana ($2) Unhan di Wisuda Oleh Menteri Pertahanan Sekaligus Sebagai Kader Bela Negara

Rasanews.com-Bogor. Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu didampingi Rektor Unhan Mayjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.lP., …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *