Home / Nasional / Ketiga Kalinya Sidang Kasus Antara Media Wartaone Melawan PT Taman Impian Jaya Ancol di Gelar

Ketiga Kalinya Sidang Kasus Antara Media Wartaone Melawan PT Taman Impian Jaya Ancol di Gelar

Foto Persidangan Media Wartaone

Razanews.Jakarta

Sidang sengketa informasi Nomor : 0011/IV/KIP-DKI-PS/2017 antara media WartaOne sebagai pemohon melawan PT. Taman Impian Jaya Ancol sebagai termohon yang ketiga kalinya kembali  digelar di Ruang Sidang Kantor Komisi Informasi Publik DKI Jakarta Kamis, 13 Juli 2017.

Dalam sidang perdana kamis tanggal  8 Juni 2017 kuasa hukum PT. TIJA diwakili oleh Wina Kartika dan Rika Lestari selaku corporate Communication belum mengetahui tata tertib persidangan pada Komisi Informasi yang terbukti tidak dapat menunjukkan legal standingnya untuk mengikuti persidangan dan belum paham mengenai Undang Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik seperti diakuinya dalam persidangan.
Kemudian pada sidang kedua yang digelar hari kamis 15 Juni 2017 Kuasa hukum Ancol mangkir dari persidangan
Pada persidangan yang ketiga kalinya hari ini PT. Impian Jaya Ancol mengganti kuasa hukumnya. Hadir dalam persidangan mewakili PT. TIJA adalah Erwin (bagian Legal PT. TIJA) dan Hariyadi Eko Nugroho (Staff Humas) dengan membawa surat kuasa nomor : 001/D-TIJA/VI/2017 dari Direktur Utama PT. TIJA Paul C. Tehusijarana.

Seperti sidang pertama, pada sidang ketiga kali ini nampaknya kuasa hukum PT. TIJA pun masih belum memahami Undang Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kedua orang yang mewakili pihak PT. TIJA belum paham tentang entitas PT. TIJA sebagai sebuah Badan Publik seperti tertuang dalam UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 1 ayat 2 dan 3.

Dalam persidangan Erwin menjelaskan,” Sebagai informasi, PT. Impian Jaya Ancol dan PT. Pembangunan Jaya Ancol merupakan sebuah entitas yang berbeda. PT. Pembangunan Jaya Ancol dan PT. Impian Jaya Ancol anggarannya tidak bersumber dari APBD. Untuk PT. Pembangunan Jaya Ancol sendiri, pada awal pembentukannya tahun 1992 merupakan perseroan terbatas atau Badan Usaha Milik Daerah yang dibentuk oleh Pemprov DKI Jakarta dengan PT. Pembangunan Jaya, dalam hal ini penyertaan modal yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta berupa tanah, beberapa bidang tanah yang terdiri satu tanah yang berstatus hak pengelolaan dan tiga tanah berstatus Hak Guna Bangunan kepada PT. Pembangunan Jaya Ancol. Jadi sampai saat ini kami belum menerima penyertaan modal tambahan dari Pemprov DKI Jakarta   ”Terang Erwin kuasa hukum PT. TIJA.

Soal status PT. Impian Jaya Ancol sebagai badan Publik yang layak untuk disidangkan di Komisi Informasi sesuai Undang Undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik kembali Gede Narayana selaku Anggota Majelis Komisioner masih ingin meminta ketegasan dari para kuasa hukum PT. TIJA.

Dharma Leksana sebagai kuasa hukum WartaOne sebagai pemohon Informasi juga menjelaskan dalam persidangan “urgensinya memperoleh informasi terkait Pengelolaan Dana PT. Taman Impian Jaya Ancol demi kepentingan masyarakat.

“Saya ingin agar informasi mengenai pengelolaan dana PT. Impian Jaya Ancol dapat diakses oleh Wartaone, karena beberapa hal yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Kami menilai bahwa obyek wisata Taman Impian Jaya Ancol saat ini terkesan mahal dan hanya untuk orang kaya. Untuk menikmati fasilitas wisata pantai retribusi yang dipungut oleh PT. TIJA bagi kalangan masyarakat bawah sampai menengah terasa mahal. Sebagai milik publik dan menggunakan modal masyarakat seharusnya Taman Impian Jaya Ancol dapat lebih murah dan terjangkau sampai kalangan masyarakat kecil. Apabila akses informasi itu dapat dibuka, maka dari informasi yang dapat kami pelajari tersebut, apabila pengelolaan anggaran, baik itu pemasukan dan pengeluaran dana Taman Impian Jaya Ancol transparan maka semoga kami, sebagai warga masyarakat dapat ikut berpartisipasi memberikan masukan dan kontrol sosial.” Ungkapnya di persidangan. (Lala N)

About Dede

Check Also

Purna Prakarya Muda Indonesia merupakan suatu organisasi kepemudaan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Razanews.Jakarta PPMI lahir atas dasar rasa persatuan, persaudaraan dan rasa nasionalisme antara sesama pemuda yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *