Home / Nasional / KMI Mengadakan Diskusi dengan Tema ” Integrasi Indonesia Nasional Singgle Window Dalam Memangkas Dwelling Time

KMI Mengadakan Diskusi dengan Tema ” Integrasi Indonesia Nasional Singgle Window Dalam Memangkas Dwelling Time

Razanews.Jakarta

Kaukus Muda Indonesia (KMI) mengadakan diskusi masalah DWelling time dengan tema ” Integrasi Indonesia Nasional Singgle Windaw ( INSW) dalam Memangkas Dwelling Time”. Adapun sebagai pembicara Kapten Subandi Ketua GINSI (Gabungan Importir Seluruh Indonesia), Harry S Noegroho Deputi Bidang Proses Bisnis PP- INSW, Nizar Zahro Anggota DPR Komisi V Fraksi Gerindra, dan David Pandapotan Sirait Senior Vice President Operations Keynote IPC yang acaranya di laksanakan di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (12/04).

Menurut Hari S Noegroho ,” agar Indonesia mampu memiliki sistem layanan Nasional Single Window diperlukan manajemen perubahan yang penuh kehati-hatian. ” Saat ini Kami masih kurang dalam informasi data-data yang ada di pelabuhan,” kata Deputi

Seharusnya, penyelesaian dokumen sebelum barang datang. Dokumen yang dibutuhkan ada di INSW. Bea Cukai melaporkan barang berdasarkan analisa resiko. Hambatan masih ada dualisme pengurusan dokumen. Perlu masalah penguatan kelembagaan, ungkap Hari.

Hari S Noegroho juga menambahkan,” di pelabuhan kita perlu tahu dimana akar permasalahan Logistik Nasional adalah lebih murah mengirim barang ke Luar Negeri ketimbang kedalam Negeri. Biaya Logistik Indonesia paling tinggi di banding 5 Negara besar di Asia Tenggara dan rendahnya Indeks performansi Logistik berada pada posisi ke-63 dunia dan ke-4 di antara Negara-negara Asean,” ujar Hari.

Dalam diskusi ini David Pandapotan Sirait juga mengatakan,’ bahwa yang menjadi issu Dwelling Time adalah End to End proses operasi peti kemas, dimulai dari kapal sandar sampai peti kemas meninggalkan pelabuhan,”ucap David.

Beliau juga menambahkan,”Traffic (perdagangan) peti kemas domestik sangat besar di Indonesia bagian barat, namun sangat kecil yang menuju ke Indonesia Timur, rute dari Indonesia Timur ke Pulau Jawa yang sangat sedikit menyebabkan kenaikan ongkos Logistik untuk rute yang menuju Indonesia timur. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah solusi radikal yaitu tol laut,” tutup David.(dede).

About Dede

Check Also

Pelucuran www.berbicara kontrasepsi.com Sebagai Bentuk Komitmen Peningkatan Pengetahuan

Razanews.Jakarta Bayer bekerja sama dengan BKKBN, POGI, APCOC dan IBI meluncurkan www.bicara kontrasepsi.com sebagai bentuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *