Home / Nasional / Menyiapkan Fasilitas Dalam Menghadapi Lebaran Merupakan Tugas Negara

Menyiapkan Fasilitas Dalam Menghadapi Lebaran Merupakan Tugas Negara

Foto Seminar KMI

Razanews.Jakarta

Dalam setiap menghadapi moment Hari Raya Idul Fitri pemerintah disibukan dengan adanya arus mudik maupun arus balik dengan mengatur persiapan perjalanan mudik supaya aman dan nyaman sampai kampung halaman, apalagi angka kecelakaan dalam angkutan lebaran yang cenderung naik dan itu bukan hanya menjadi perhatian publik, tapi dalam kondisi seperti ini npemerintah harus memberikan pelayanan dalam angkutan lebaran dari tahun ke tahun. Nizar Zahro, Anggota Komisi V DPR RI dalam makalahnya dalam seminar yang diadakan KMI ( Kaukus Muda Indonesia) menyampaikan, ” Ada beberapa regulasi yang harus difahami bahwa negara wajib memberikan fasilitas dalam menghadapi lebaran dan
tugas dari semua ini adalah tugas negara”.

Seminar Nasional Kaukus Muda Indonesia (KMI) kali ini yang berlangsung pada Rabu, 10/5/17 dan bertempat di Hotel.Century, Jakarta ini mengangkat tema “Kesiapan Transportasi Dan Distribusi Kebutuhan Bahan Pokok Dalam Menghadapi Lebaran 2017”

Lebih lanjut Nizar menyampaikan, ada beberapa catatan bahwa sebelum lebaran telah terjadi kasus kecelakaan. Setelah dicek ada kesalahan dengan kendaraan yang digunakan, artinya peraturan belum maksimal dilaksanakan oleh stakeholder. Masyarakat juga belum sadar akan keselamatan dalam menggunakan transportasi.

“Masyarakat cenderung menggunakan transportasi murah yang seharusnya tidak hanya sekedar murah tetapi memberi jaminan keselamatan penumpang. Kuncinya adalah kesadaran kita bersama akan keselamatan.” urai Nizar.

Sementara itu pembicara lainya yakni Hindro Surahmat, Sesitjen Perhubungan Darat menyampaikan, kalau ia mengakui telah mempersiapkan secara maksimal. Beberapa kebijakan pun telah dilaksanakan dengan baik seperti, kesiapan sarana prasarana, pembatasan mobil barang, penutupan jembatan timbang. Bahkan sebanyak 46 ribu bus telah dilakukan pengecekan sejak dini.

“Kami sudah mempersiapkan secara maksimal terkait angkutan lebaran. Prediksi lalu lintas lebaran tahun ini ada kenaikan di angkutan penyeberangan, mobil pribadi dan motor sementara bus menurun. Namun yang sering kami pikirkan terkait mobilitas adalah unsur keselamatan. Misalnya ada beberapa titik rawan kecelakaan terutama di Jawa barat dan Jawa Tengah sehingga penambahan rambu-rambu telah kami optimalkan dan melakukan himbauan kepada masarakat akan keselamatan.” ujar Hindro.

Sementara itu terkait angkutan lebaran Mukti Jauhari, Deputi Coorporate Marketing dan Passenger PT KAI menjelaskan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 26 kereta api tambahan. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan angkutan sepeda motor gratis untuk mengatasi kemacetan di jalan raya.
“Kami menyiapkan angkutan motor gratis namun orangnya bayar. Untuk keamanan dan kenyamanan kami menyediakan juga 1437 personil kerjasama TNI Polri yang ditempatkan di stasiun dan mengawal selama perjalanan.” ungkap Mukti.

Dalam kesempatan yang sama, Gemilang Taringan, Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia mengeluhkan akan dampak dari adanya larangan angkutan barang selama lebaran. Arus distribusi barang menjadi terhambat, terjadi kenaikan, kegiatan bongkar muat terganggu, eksportir sulit memenuhi kontrak, dweling time naik, pasokan air minum galon terganggu.
Oleh karena itu, ia mengusulkan beberapa alternatif kebijakan untuk mengatasinya diantaranya pengguna kendaraan pribadi difasilitasi menggunakan kendaraan umum, menerapkan sistem 4 in 1, pengaturan angkutan barang dan penumpang, penerapan tol otomatis. (nor)

About admin

Check Also

JMNU Mengadakan Diskusi dalam Peringatan Sewindu Haul Gus Dur

Razanews.com-Jakarta,Jaringan Muda Nahdlatul Ulama ( JMNU ) mengadakan diskusi dalam Peringatan Sewindu Haul Gus Dur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *