Home / Politik / Pekat IB Menghimbau Siapapun Calon Presidenya harus berani kembali ke UUD 1945 Asli

Pekat IB Menghimbau Siapapun Calon Presidenya harus berani kembali ke UUD 1945 Asli

Razanews.Jakarta

Mau dibawa kemana bangsa dan negara ini kedepan tentunya harus dilihat efek dominonya , keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus diejawantahkan, Ironisnya dengan adanya Amandemen UUD 1945 yang seharusnya kedaulatan ada tangan rakyat berubah menjadi kedaulatan ada di Parpol , hal ini jelas jauh akan cita-cita para founding Father terdahulu dan sudah waktunya dihimbau Ketua Umum Pekat IB H Markoni Koto SH, siapapun presidennya harus berani kembali ke UUD 1945 Asli , setelah itu baru di adendum sesuai kebutuhan kontitusi.

Kontrak Politik Rakyat dan calon Presiden harus dibuat bersama rakyat mengikut sertakan unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, Kaum Muda, Ormas dan LSM agar berani kembali ke UUD 45 Asli hal ini untuk mengembalikan kedaulatan rakyat yang diamputasi, juga menghindari kedepan seorang legislatif, Yudikatif , Eksekutif berkewarganegaraan asing, masih banyak rakyat Indonesia calon pemimpin Negara yang mumpuni yang Nasionalis asli bukan imitasi mampu memimpin negara.

Restrukturisasi untuk Negara secepatnya harus terlaksana, tidak ada kata tawar menawar lagi”Kembali ke UUD 1945 Asli, dan yang pasti Pekat IB akan dukung siapa calon yang berani dan konsisten , degradasi moral terlihat semenjak adanya Amandemen UUD 1945 yang bermuara pada carut marutnya negara, negara dan rakyat mau dibawa kemana tidak jelas, kepentingan asing yang di prioritaskan , kedaulatan rakyat teramputasi, hal ini sesuatu yang wajar untuk kelangsungan hidup berbangsa dan berTanah air bukan sebuah tindakan Makar.

Kembalikan unsur kelompok dan Golongan, seperti Fraksi TNI/Polri, Kaum Muda,Kaum ulama dengan ada nya keberagaman pola pikir di Legislatif akan menyegarkan dan meluruskan pola pikir bangsa ini,” kembalikan juga hak Legislatif dalam Budgeting atau menyusun Anggaran, selama ini yang menyusun Anggaran Eksekutif Legislatif cuma terima matang, jadi diluruskan kesalahan agar tidak semakin penyelamatan Negara prioritas, ujar Markoni.

Jadi jelas yang ada di DPR dan MPR RI bukan hanya politikus saja semua keterwakili dari Unsur ulama,TNI/Polri,Ormas dan LSM juga tokoh pemuda/i.

Juga fit and propertes semacam sekolah kejiwaan perlu diadakan kembali, hal ini untuk mengetahui sejauh mana cinta tanah air seorang calon pemimpin bukan jual tanah air, sehingga mereka kedepan teruji Nasionalisme sejati bukan Nasionalisme tapi imitasi.
(Any SH)

About Dede

Check Also

Walau Pasangan Cagub 2 Tertempa Isu Kurang Menyenangkan, Namun Warga Menteng Tenggulun Tetap Dukung

Razanews.com,-Warga Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat tetap dukung kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *