Home / Featured / Chairul Anom melaporkan kejanggalan dalam Kongres PP INI

Chairul Anom melaporkan kejanggalan dalam Kongres PP INI

Razanews,-

Kongres Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI) pada 22 Mei 2016 di Palembang beberapa waktu lalu membuahkan masalah, hal tersebut setelah seorang notaris asal Lampung bernama Chairul Anom melaporkan kejanggalan yang terjadi dalam kongres tersebut. Menurutnya Mahkamah Perkumpulan dan Presedium Kongres telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Chairul Anom bahkan mengatakan pada sidang pertama tergugat tidak hadir dan ini adalah sidang yang kedua. Kehadiran mereka mungkin karena tergugat satu yang terdiri dari 9 orang harus koordinasi dulu untuk menghadapi gugatan ini.

Sedangkan tergugat 2 yakni Presedium Kongres terdiri dari 3 orang kemungkinan juga sama, mereka harus berkoordinasi.”Jika dalam waktu 1 bulan mereka tidak hadir juga maka saya pun tidak bisa memberikan tanggapan apa-apa,” katanya di Jakarta, Selasa (31/01/2017).

Anom juga menuturkan, Mahkamah Perkumpulan itu telah memutus sengketa kongres yang menjadi kewenangnan Mahkamah Perkumpulan tidak diputuskan berdasarkan anggarann dasar rumah tangga (AD/ART). Dia mengatakan disitu dalam pertimbangan hukumnya Mahkamah Perkumpulan tidak punya kewenangan untuk menilai kongres itu sah atau tidak sah, berarti ada lembaga lain yang harus menilainya

 

Karena itu, lanjut Anom, Mahkamah Perkumpulan tidak perlunya wewenang menilai sah atau tidak sah, makanya gugatan saya itu saya bawa ke pengadilan. Seharusnya, harus bisa putus di Mahkamah Perkumpulan karena ada ADRT, kan Mahkamah Perkumpulan itu putusannya final, tapi karena materi pokok gugatan saya dinyatakan dia tidak berwenang menilai maka saya bawa ke sini.

“Sementara tergugat keduanya yaitu Presedium Kongres di dalam gugatan saya itu Presedium Kongres menjalankan kongres tidak sesuai dengan ADRT. Sehingga saya gugat dia karena telah melakukan perbuatan melawan hukum. Diantaranya ketika pemilihan suara ketua umum, ada selisih suara, seharusnya pimpinan kongres sesuai aturan ADRT dia harus melakukan pemilihan ulang tapi dia melakukan lobi-lobi. Dengan melakukan musyawarah-musyawarah sehingga sekalipun suara terbanyak peserta itu mengatakan lanjutkan tapikan kesepakatan itu bertentangan dengan ADRT sehingga kesepakatan semacam itu dinyatakan tidak berlaku.

 

Untuk saat ini, tambah Anom, Ketua Umum PP INI bisa dinyatakan sah karena telah dilakukan pelantikan. Namun demikian kita menunggu keputusan dari pengadilan, ketika gugatan saya dikabulkan karena Presedium Kongres dan Mahkamah Perkumpulan telah dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum baru kita bisa katakan bahwa Ketua Umum saat ini tidak sah.

 

Terpilihnya Ketua Umum saat ini itu disebabkan ketedoran dari pimpinan kongres. Seharusnya mereka paham betul ADRT agar tidak melanggar aturan organisasi. Namun faktanya pimpinan kongres melanggarnya seperti contoh adanya kelebihan suara di dalam kongres pimpinan kongres tetap melegalkannya bukan memilih untuk mengulang proses pemilihan.

“Bayangkan saja dari total suara 2038 yang berhak mengikuti pemilihan bertambah menjadi 2198. Di sini kemungkinan ada unsur-unsur yang memang sengaja untuk membuat situasi itu tidak konstitusional, kalau selisihnya 10 ya erorlah tapi kalau sudah 160 bukan eror. Seharusnya pimpinan kongres pada waktu itu mengambil sikap pemilihan ulang saja,” katanya.

 

 

Dalam gugatan ini, kata Anom, saya menyertakan bukti-bukti yang valid. Selain itu ada juga  peserta kongres yang nantinya akan menjadi saksi dalam persidangan. Di dalam putusan kongres sendiri sebenarnya sudah dicantumkan adanya kelebihan suara.Kalau ini tidak dilakukan penegakan secara hukum maka akan menimbulkan dampak yang kurang baik ke depanny, terlebih anggota INI saat ini sudah cukup banyak sehingga mereka bisa melihat apakah aturan tersebut bisa ditegakkan.

“Kita harus sepakat, kalau ADRT bisa disingkirkan maka akan berdampak kurang baik. Terlebih PP INI satu-satunya wadah bagi para notaris, jangan sampai ada orang berfikir jika wadah ini sudah tidak bisa lagi menegakkan martabat jabatan,” tutupnya.(Fakih/joko)

About admin

Check Also

Walau Pasangan Cagub 2 Tertempa Isu Kurang Menyenangkan, Namun Warga Menteng Tenggulun Tetap Dukung

Razanews.com,-Warga Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat tetap dukung kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *