Home / Peristiwa / TERBONGKARNYA KEMBALI SABU DALAM MOULDING BAJA STAINLESS

TERBONGKARNYA KEMBALI SABU DALAM MOULDING BAJA STAINLESS

 

BEA CUKAI DAN BNN KEMBALI MEMBONGKAR SABU DALAM MOULDING BAJA STAINLESS

 

RazaNews.jakarta

Semakin gencarnya penindakan narkoba oleh aparat menegak hukum dinegara ini , sepertinya tak menghentikan langkah para gembong narkotika . mengatasi hal ini Bea Cukai dan Bnn semakin menunjukkan sinergi yang baik terbukti ketika Bea Cukai dan BNN kembali berhasil membongkar kasus penyelundupan narkotika melalui jalur laut .

Deputi pemberantasan badan nakotika nasional ( BNN ) Arman Depari mengatakan,” pengungkapan penyelundupan sabu ini merupakan hasil dari pengembangan penyidikan dan pelaku sudah merencanakan dengan baik agar sabu yang dibawa tidak bisa terdeteksi , ” jelasnya.

Berdasarkan analisis intelejen Bea Cukai dan dilanjutkan dengan pemeriksaan gabungan diketahui bahwa terdapat pengiriman sabu yang dikemas dalam tiga buah kotak besi tebal seberat 800 kg dari cina . selanjutnya tim gabungan melakukan control delivery hingga ke sebuah gudang ekspedisi di kawasan ancol jakarta utara , di ketemukanya barang bukti berupa 33 kg sabu .

Sebagai tindak lanjut,barangbukti akan diserahkan kepada BNN untuk di proses. Penggagalan penyelundupan sabu ini menambah panjang daftar penindakan narkotika dan psikotropika di tahun 2016 , dimana hingga saat ini terdapat 141 kasus penyelundupan yang di tangani Bea Cukai , dan telah menyelamatkan 1,7 juta jiwa generasi muda indonesia .

Arman Depari menambahkan barang bukti yang bisa kita saksikan ini sudah di rencankan dengan baik dan tujuan pertamanya adalah ingin mengelabui para petugas untuk menghindar dari pemeriksaan Direktorat Bea Cukai.”tutupnya Arman. (Dede)

About admin

Check Also

Tolak Pelarangan Cantrang 15 Ribu Nelayan Rembang Longmarch Ke DPRD

Razanews,Rembang – Aksi penolakan larangan penggunaan cantrang hari ini juga dilakukan di kota Rembang,sekitar 15 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *